Liburan di Spreewald

Aku dan temanku berjanji, kalau salah satu dari kami ulang tahun, kami akan saling menghadiahkan tiket atau jalan-jalan bareng ke suatu tempat. Tujuannya sih, biar kami punya banyak memori barengan aja. Karena kalau hadiah barang kan gampang rusak juga. Kali ini, temanku yang bernama sammie ulang tahun, aku menghadiahkan perjalanan ke Spreewald.

IMG_1780-min
dengan Sammie

Spreewald terletak gak terlalu jauh dari Berlin. Tepatnya di bagian Brandenburg. Kalau gak salah sih 2 jam aja dari Berlin. Aku dan Sam naik kereta kesana. Gak mahal juga tiketnya, kalau gak salah bahkan hanya perlu beli tiket tambahan untuk bagian Berlin C.

IMG_1752-min
Masuk daerah turis Spreewald

Spreewald cukup terkenal di Berlin. Banyak orang tua ataupun keluarga yang menghabiskan weekend disana, karena tempatnya yang tenang dan family friendly. Kebanyakan orang yang datang ke Spreewald bukan turis internasional, tapi turis-turis lokal yang butuh ketenangan dari kota aja. Hehe.

Yang terkenal dari Spreewald adalah sungainya yang dikelilingi pohon-pohon cantik. Namanya aja udah Spreewald ya, dan tempatnya memang sesuai dengan namanya (Spree = sungai ; Wald= hutan).

IMG_1810-min

Kami datang pada musim semi, jadi pohon-pohon udah berdaun, hijau. Katanya sih, waktu paling bagus untuk dateng ke Spreewald saat musim gugur, dimana daun-daun berubah warna jadi kuning dan coklat. Tadinya, aku dan Bram berencana untuk foto prewedding disini saat musim gugur, tapi akhirnya di Berlin aja.

Kami memulai hari di Spreewald dengan berjalan-jalan di sekitar sungai dulu, foto-foto, makan gelato dan ngobrol cantik. Syukurnya, Sammie senang dengan hadiahku ke Spreewald ini. Menurut dia, Spreewald sangat cantik karena alamnya.

IMG_1801-min
Berfoto di cafe yang lucu

IMG_1806-min

Di Spreewald, kamu bisa naik kano, naik perahu, semua ada disana. Tinggal bayar dan selesai. Kami sih memutuskan untuk naik perahu dibanding kano, karena masih dingin, kalau jatuh ke air kan susah. Hehehe. Kalau kamu gak mau naik perahu atau kano juga boleh. Duduk-duduk santai di teras Cafe sambil minum kopi dan menikmati pemandangan juga bukan ide yang buruk. 😉

Kami memilih tempat duduk paling depan waktu naik perahu, tujuannya biar kami bisa melihat pemandangan yang jelas tanpa terhalangi oleh badan orang lain. Iya, kami gak hanya naik perahu berdua aja, tapi bersama orang.-orang yang gak dikenal lainnya. Dalam satu perahu kira-kira cukup untuk 10 orang dewasa. Perahu pergi kalau perahunya udah penuh. Jadi, biar bisa duduk di paling depan, kami memilih untuk menunggu perahu  yang masih kosong dan jadi orang pertama yang  mendaftar di perahu tersebut supaya bisa duduk didepan, tapi ya jadinya kami harus menunggu kira-kira 15 menit sampai perahu penuh baru perahunya jalan.

IMG_1821-min
Sekilas perjalanan diatas perahu 🙂

Kami dibawa oleh perahu ini ke salah satu desa didekat Spreewald yang juga gak kalah cantiknya, dengan pelayan-pelayan yang memakai baju khas pelayan Jerman pada masa lampau. Di desa ini, kami diberi waktu 30 menit untuk menikmati desa sampai kami bisa naik perahu yang sama dan kembali lagi ke Spreewald.

Di desa kecil ini, kamu bisa makan siang di restaurant, minum beer, kopi, dll, kamu juga bisa melihat pembuatan keramik, atau beli keramiknya, atau ke museum desa ini. desanya sangat sangat kecil. Mungkin desa ini hanya dibentuk dengan tujuan tourism. Kami sih hanya minum beer sambil menikmati pemandangan.

JPOD5374-min
di perahu, duduk paling depan 😀

Oya, perjalanan diatas perahu kira-kira 1jam, jadi pulang pergi kira-kira 2 jam. Selama perjalanan juga kami sempat berhenti 2 kali. 1 kali di depan toko Sauergurke (Spreewald terkenal dengan Sauergurke dan Schmalz-nya) dan 1 kali di depan toko Schmalz. Kamu diperbolehkan membeli roti dengan Sauergurke atau Schmalz. Karena kami berdua, jadi kami beli masing-masing satu jenis, jadi bisa saling mencicipi.

IMG_1824-min
Sauergurke atau pickled cucumber
IMG_1826-min
Schmalz atau lemak babi

Harga masing-masing roti dan Sauergurke itu kalai tidak salah 2€. Rasanya? Dua-duanya rasanya normal seperti yang ada di supermarket pada umumnya. Hehe. Oya, harga naik perahu ini ke desa yang namanya Lehde itu kalau gak salah harga per-orang 15€ bolak balik. Okelah untuk 1-2 jam melihat pemandangan diatas perahu.

Sesampainya kami di Spreewald, kami merasa lapar dan mencari sesuatu yang cukup murah untuk dimakan, dan menemukan roti ikan kesukaanku.

IMG_1830-min
Terlalu enak

Sekian perjalanan kami dari Spreewald. Cheers. 😀

PKBW5988-min

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s