Terpilih Accor Award 2017

Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya mengikuti Accor Award Deutschland pada tahun 2017 yang lalu. Accor Award adalah sebuah kompetisi untuk Azubi yang diadakan oleh Accor group (Contoh Accor group : Mercure, Novotel, Ibis, Pullman, dll). Komeptisi itu sendiri dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok koki, Hofa (Hotel Fachmann/frau), dan Refa (Restaurant Fachmann/frau). Saya tentunya ikut kelompok koki. Sementara kompetisi itu sendiri dibagi menjadi 2 babak. Babak penyisihan dan final. Pada babak penyisihan, dari puluhan sampai ratusan orang yang ikut serta dari setiap kelompok, akan terpilih sekitar 8-10 orang dari masing-masing kelompok untuk masuk ke babak final.

Untuk ikut Accor Award ini, kami harus mendaftarkan diri kepada pembimbing di hotel atau direktor hotel yang kemudian pada suatu hari, kami akan mendapatkan surat berisi tanggal, kapan kami harus mengikuti tes penyisihan. Tesnya menurut saya gampang gampang susah. Kami harus mengerjakan tes online sebanyak 30 pertanyaan dalam waktu 30 menit dalam bidang WAW, WISO, dan TEG. Apa itu? Baca di Ausbildung koki di Jerman!!. Dengan kata lain, waktu untuk 1 pertanyaan adalah 1 menit. Kenapa dibilang mudah? Karena memang pertanyaannya sebenarnya bukan pertanyaan asing bagi saya, jadi saya bisa mengerjakannya tanpa banyak kesulitan. Tapi juga sulit. Kenapa? Karena soalnya dalam bahasa jerman, jadi saya harus lebih berkonsentrasi, sementara waktu untuk 1 pertanyaan hanya 1 menit. Belum lagi, saat mengerjakan soal WISO, 1 pertanyaanya bisa 1 paragraf. Kan susah -_-´

Tapi bersyukur pada Tuhan, suatu hari saat sedang bekerja, kepala chef memanggil saya dan memberikan saya sebuah surat. Saya langsung buka saat itu, dan saya sangat terkejut karena saya berhasil lolos babak penyisihan dan mendapatkan undangan menuju final yang diadakan di Hannover. Wuaaahhh.. Betapa bangga dan bahagianya saya saat itu. Bayangkan saja, mungkin dari 100 orang yang ikut serta, saya yang bahasa jermannya belum lancar bisa terpilih masuk final.

Setelah mengurus segala keperluannya (hotel juga yang bayar biaya transport), akhirnya saya pergi ke hannover pada hari yang telah ditentukan untuk mengikuti babak final selama 2 hari.

Day 1

01_silke-9
Sesampainya di Hotel yang ditentukan, ada tulisan selamat datang untuk kami

Saya agak khawatir saat pergi ke Hannover. Selain karena saya pergi sendirian juga karena saya tidak mengenal siapapun disana. Ada kekhawatiran tidak akan mendapat teman dan lain-lain.

IMG_4477

Saya sampai kira-kira pukul 12.00. Sesampainya di hotel, saya mendatangi reception dan saya mendapatkan sebuah kamar yang telah mereka booking untuk saya. Waktu check-in harusnya pukul 14.00, tapi seluruh peserta mendapatkan privilage untuk masuk kamar lebih awal. Cukuplah untuk merapihkan barang dan beristirahat.

img_4475.jpg
Hadiah dari pihak hotel
IMG_4476
Susunan acara selama 2 hari

Saat masuk ke kamar, saya senang sekali karena mendapat bingkisan kecil. Karena biasanya yang mendapat bingkisan-bingkisan di hotel hanya orang-orang yang kedatangannya dinantikan, seperti artis, pejabat, dan undangan. Hahaha. Kampungan parah! Saya sekali lagi khawatir setelah melihat susunan acaranya, baru datang sudah langsung tes tertulis, belum lagi acara malamnya, gimana kalau saya tidak mendapatkan teman.

die_show-24

Kami diperintahkan untuk berkumpul di lobby pukul 14.30, tapi di Jerman, yang dikenal tepat waktu, tentunya kami berkumpul 10 menit sebelum waktu seharusnya. Hal pertama yang harus kami lakukan adalah mencari tag nama masing-masing, juga sedikit berkenalan dengan yang lain. Sekali lagi saya khawatir, diantara 30 orang lebih tersebut, tidak ada seorangpun yang merupakan orang asing. Semua orang Jerman dan saya satu-satunya orang yang berambut hitam dan bermata sipit disana. Lagi-lagi saya ciut, takut tidak mendapat teman. Tapi ternyata, saya yang memang cukup supel, bisa mendapat teman, yang malah akhirnya menjadi sangat akrab, kemanapun selalu bersama. Haha. Setelah kami berkenalan, juga berkenalan dengan para pembimbing dan juri, akhirnya saat yang dinantikan tiba. Saatnya tes tertulis.

die_show-50
Schriftliche Prüfung

Kami lagi-lagi mendapat waktu 30 menit untuk mengerjakan sekitar 45 soal campuran. Soalnya oke sih, tidak terlalu sulit tapi juga tidak mudah. Selesai mengerjakan soal, kami dipersilahkan untuk minum-minum, makan snack atau fingerfood yang sudah disediakan, juga kembali saling berkenalan.

02_silke-91
Fingerfood

Karena saya dan teman baru saya sangat kelaparan, walaupun makanan yang disediakan sangat biasa saja, bahkan ada beberapa yang menurut saya kurang enak, kami mengambil berkali-kali makanan yang disediakan. Lagipula, kenapa tidak? Gratis. Haha.

12_deed-91

Kami semua asyik mengobrol, kekhawatiran dan kepanikan yang ada sudah hilang dan tergantikan dengan canda tawa yang ada saat itu, hingga seorang pembimbing memanggil kami semua dan meminta kami untuk mengenakan jaket karena akan ada acara diluar hotel setelah ini. Setelah kami mengenakan jaket dan berkumpul, kami bermain beberapa game kecil untuk menghangatkan suasana dan mendekatkan satu dengan yang lain. Kami juga mendapat tas kecil berisi botol minum, snack dan barang-barang kecil lainnya yang harus kami gunakan malam ini.

14_deed-7
Dapat tas
03_silke-87
Turun dari bus

Tidak terlalu lama menunggu sampai bus yang akan mengantar kami tiba, kami naik bus dengan perjalanan sekitar 15 menit. Kami dibawa ke sebuah tempat yang bernama Amazonien.

04_silke-5

die_show-97
Minuman sambutan

Kami masuk kedalam dan disambut dengan minuman unik didalam tabung-tabung kimia. Yang berwarna orange beralkohol. Saya coba dua-duanya. Rasanya enak, saya kira hanya rasa minuman jaman SD yang cuma manis rasanya. Tapi minuman ini sejenis cocktail yang dijual di bar. Oke lahh.. 15 menit pertama, kami diajak ke suatu ruangan dan menonton video dokumentasi mengenai hutan tropis dan mengenai orang yang membuat tempat ini. Cukup membosankan menurutku. Setelah perjalanan dari Berlin ke Hannover, hujan-hujanan, tes, berkenalan dengan puluhan orang, dan acara malam yang begini, wahh. Melelahkan.

04_silke-85
Didalam Amazonien

Jadi Amazonien adalah suatu ruangan yang berbentuk tabung yang sangat besar, tinggi, dengan lukisan hutan tropis diseluruh tembok. Bukan lukisan-lukisan kecil di tembok, tapi 1 lukisan yang benar-benar memenuhi bagian dalam tabung tersebut. Kami berada didalamnya, ada tangga juga untuk melihat bagian atas lukisan tersebut. Ada lagu-lagu, suara burung, suara hujan, dll didalam ruangan tersebut sehingga kamu merasa seperti benar-benar berada dalam hutan tersebut. Juga lampu dan pencahayaan yang berubah-ubah sehingga kami bisa merasa ada dalam hutan tersebut saat siang dan malam hari. Keren sih, tapi 2 jam untuk melihat hal semacam itu, sangat membosankan bagi saya. Setelah 2 jam, kami kembali ke hotel dan menuju kamar kami masing-masing untuk beristirahat dan bersiap untuk ujian praktek keesokan harinya.

Day 2

Hari yang dinantikan pun tiba. Ujian Praktek. Setelah sarapan, kami , para koki berkumpul dengan uniform kami masing-masing pada pukul 8.30 didepan hotel untuk menuju ke  tempat ujian yang sudah ditentukan. Bodohnya, karena salah mengerti saat membaca surat undangan, saya tidak membawa tas pisau saya, sementara yang lain sudah siap dengan tas pisau masing-masing. Saya panik, untungnya setelah bertanya kepada salah seorang pembimbing, mereka mau meminjamkan satu tas pisaunya kepada saya.

Sesampainya disana, pertama-tama kami berkenalan dengan para juri, lalu dijelaskan kembali acara hari ini. Berapa lama waktu kami untuk masak, bahan-bahan apa saja yang bisa digunakan, dll. Ketegangan pun memuncak saat ini. Bayangkan, kami baru dibertahu saat itu mengenai bahan-bahan yang dapat kami gunakan, dan kami harus berpikir dalam waktu 20 menit, menu apa yang akan kami buat.  Kami harus membuat 3-gang-menü, dengan kata lain, appetizer, main course dan dessert. Dan waktu kami memasak hanya 2 setengah jam saja. Padahal pada ujian yang sebenarnya saja, kami diberi waktu 5 jam untuk memasak 3-gang-menü, dengan menü yang sudah kami pikirkan sebulan sebelumnya. 2 setengah jam tanpa mengetahui bahannya sih cukup wow. Haha.

09_silke-22
Para juri sedang menilai

2,5 jam pun berlalu, kami senang karena apa yang kami takutkan akhirnya berakhir. Saya cukup puas karena bisa menyelesaikan ketiga masakan tersebut dalam waktu yang ditentukan tanpa mengalami kesulitan yang berarti, walaupun kami tidak tahu bagaimana hasilnya, kami cukup senang karena berhasil menyelesaikannya apapun hasilnya nanti. Setelah itu, kami kembali ke hotel untuk makan siang, beristirahat hingga Galaabend atau pesta malam tiba. Bram dan sous chef dari hotel saya juga datang ke acara Galaabend ini.

Kami berdandan cantik dan tampan, menggunakan dress dan jas, lalu diantar dengan bus dari hotel kami ke hotel tempat diadakannya Galaabend. Galaabend ini adalah saat yang paling kami nantikan, karena kami akan mengakhiri acara ini, berdisko, makan malam, dan tentunya pengumuman pemenang.

23_silke-36
Fingerfood

Sesampainya disana, kami lagi-lagi disambut dengan fingerfood, yang menurut saya rasanya lebih tidak enak daripada fingerfood yang kami makan kemarin. Satu jam setelah sampai, para peserta diperintahkan untuk berkumpul, briefing, kemudian Accor Director memberikan kata sambutan kepada kami, mengatakan bahwa kami semua sudah menjadi juara karena bisa lolos 10 besar ini. Lalu kami diberi makanan extra dan berbaris satu-satu masuk dalam ruangan saat dipanggil namanya. Keren.

Malam sebelumnya, kami disuruh menuliskan motto hidup dan kemampuan kami. Motto saya “Mit dem Gott kann ich über Mauern springen” yang berarti “dengan Tuhan saya dapat melewati tembok-tembok”. Dan saat satu persatu nama kami dipanggil, pembawa acara membacakan motto dan kemampuan yang sudah kami tuliskan kami tersebut. Sungguh keren.

24_silke-118
Saat nama saya dipanggil dan pembawa acara membacakan motto saya

24_silke-267

Setelah berada diatas panggung, kami masing-masing diberikan sertifikat bahwa kami berhasil lolos 8 besar Accor Award seluruh Jerman, dan dapat digunakan saat melamar kerja nantinya. Oya, pemenang dari Accor Award ini akan mendapatkan hadiah yang menurut saya sangat keren, yaitu bisa memilih kerja di hotel Accor dimanapun diseluruh dunia, dibiayai selama setahun, juga disekolahkan bahasa. Itu juga yang sangat memotivasi saya untuk bisa menjadi juara. Haha.

Kami disuguhi berbagai macam acara, seperti tarian, melihat video photo yang ditayangkan, dll. Hingga saat pengumuman pemenang pun tiba. Saya langsung deg-degan. Saya sudah melakukan yang paling terbaik hari ini di dapur, tentunya saya juga mengharapkan hasil yang terbaik. Apalagi kalau berhasil menang dihadapan Bram dan Sous Chef saya, tentu akan sangat membanggakan. Pemenang juara 3 bukan saya, juara 2 bukan saya, ah tidak mungkin juara 1. Tapi berharap boleh kan? Hihi. Akhirnya juara 1 diumumkan, dan yahhh.. sayangnya bukan saya juga. Haha. Sedikit kecewa, tapi tidak apa-apa. Pengalaman yang saya dapatkan dalam Accor Award ini belum tentu bisa didapatkan semua orang. Dan para Direktor dan pembimbing berkali-kali berkata dalam Galaabend ini kalau kami semua sudah juara karena berhasil lolos. Semakin menyenangkan hati saya. Haha. Makan malam yang enak akhirnya tiba, kami makan dengan lahapnya.

23_silke-38
Meja kami pada Galaabend

Setelah acara selesai, kami masih makan dessert yang disediakan, menonton beberapa orang yang menari, sambil minum beer dan cola. Bis pertama datang pukul 1 malam, kemudian pukul 2, dan pukul 3. Kami bertiga (saya, Bram dan Souschef) mengobrol dan minum sambil menunggu bis datang. Kami berencana untuk tinggal hanya sampai pukul 1, kemudian kembali ke hotel. Malas untuk berpesta dan menari. Sementara beberapa teman lainnya ada yang sudah mabuk dan menari-nari gila.

Sekian cerita dari pengalaman saya ikut Accor Award 2017. Cheers :))

23_silke-122

23_silke-133

23_silke-154
Peserta Accor Award 2017 kategori “Küche” atau koki

 

 

 

Satu komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s