Travel Diary – Kecopetan di Barcelona

Desember tahun 2017, saya mendapat cuti satu minggu, kesempatan itu kami pakai untuk mengunjungi Barcelona dan Lisbon karena kebetulan menemukan tiket yang murah.

HVUN3956
Didalam pesawat menuju ke Barcelona

Saya membawa uang cukup banyak kali ini karena berpikir bahwa kami akan berlibur selama 6 hari, juga karena merasa jika perjalanan kali ini akan berbeda dibandingkan dengan kota-kota lainnya. Karena sebelumnya saya belum pernah kecurian di Eropa, maka saya membawa semua uang didalam satu dompet.

Kami terbang dari Berlin sekitar 9 pagi dan sampai di Barcelona sekitar pukul 11 siang. Kami langsung membeli one-day ticket menuju ke kota. Perjalanan dari bandara ke kota sekitar 30 menit dengan kereta. Sesampainya kami di stasiun tujuan, kami turun dan naik eskalator untuk keluar stasiun (naik eskalator di Eropa rapi, barisan kanan untuk yang tidak cepat atau diam, dan barisan kiri untuk orang yang butuh cepat atau akan berjalan). Saat itu, kami tidak terburu-buru dan diam di barisan kanan. Tidak lama kemudian, saya merasa ada yang bergerak di belakang saya, saya refleks menoleh kebelakang, yang ternyata hanya seorang bapak yang sedang main Handphone. Saya berpikir, oh, mungkin dia tidak sengaja menggoyang tas saya (saat itu saya menggunakan tas gendong).

IMG_2698

Sesampainya diatas, feeling saya mengatakan kalau saya harus mengecek tas saya, dan benar saja dengan apa yang hati nurani saya katakan kalau ada yang tidak beres. Tas saya sudah terbuka lebar, dompet beserta isi-isinya sudah hilang. Saya berusaha mengejar orang dibelakang saya sewaktu di eskalator tadi, karena saya sempat melihat saat kami sampai diatas, ada 2 orang dibelakang saya yang sedikit terburu-buru menuju kereta selanjutnya. Sewaktu saya kembali kebawah, pintu kereta yang dinaiki kedua orang itu pun tertutup dan kereta berjalan. Akhirnya saya hanya bisa menangis karena itu hari pertama kami liburan, masih ada 5 hari didepan kami, dan saya sudah kehilangan seluruh uang yang saya miliki, belum lagi kartu-kartu penting didalamnya .T.T Untung ada Bram, jadi setidaknya saya bisa pinjam uang dia dulu.

Kami kemudian datang ke kantor polisi yang ada di stasiun tersebut dengan saya yang terisak. Kami melaporkan kalau dompet saya telah dicuri. Mereka hanya bertanya dengan bahasa Inggris yang minim apabila saya sempat melihat wajah orang yang mencuri itu, dengan setengah keyakinan, saya menjelaskan bagaimana wajah mereka kepada polisi. Kemudian mereka berkata kalau mereka tidak bisa berbahasa Inggris dan akan sulit bagi mereka untuk membuatkan surat kehilangan untuk saya, dan kami pun disuruh mengunjungi kantor polisi yang ada ditengah kota.

Kami sempat ke hotel dulu untuk mengurus administrasi dan check-in agar dapat menaruh koper dan berjalan dengan lebih santai tanpa banyak barang bawaan, dan melanjutkan perjalanan kami menuju kantor polisi tengah kota. Karena kejadian tersebut kami menjadi lebih aware dengan barang bawaan kami. Ya, selalu ada pelajaran yang bisa didapat dari setiap masalah.

Sesampainya di kantor polisi yang ada ditengah kota itu, kami menjelaskan kepada mereka kalau saya baru kecopetan dan saya ingin membuat surat keterangan kehilangan. Dan mereka berkata bahwa mereka adalah polisi Barcelona, saya harus datang ke kantor polisi Catalunya untuk mengurus surat tersebut. Wow. Saya kehilangan tapi saya dilempar kesana kemari hanya untuk mengurus surat kehilangan. Jadi saat itu di Barcelona sedang ada masalah politik mengenai Barcelona yang ingin merdeka atau apalah itu, saya juga kurang paham, sehingga mereka membagi Barcelona menjadi Barcelona dan Catalunya, sehingga semua menjadi lebih ribet.

IMG_2748

Untungnya jarak kantor polisi Barcelona dengan Catalunya hanya sekitar 2 blok, sehingga kami bisa sampai kesana dalam waktu kurang lebih 15 menit. Dengan menjelaskan hal yang sama, akhirnya polisi disini bersedia untuk membuat surat kehilangan bagi saya. Sedikit mengobrol dengan polisi yang mengurut surat saya itu, ternyata dia pernah tinggal di Berlin juga, jadi ada perasaan lebih dekat. Haha. Sambil menunggu, saya dianjurkan oleh polisi tersebut untuk memblokir kartu-kartu yang ada di dompet saya. Untung kartu sim saya flatrate diseluruh Eropa, jadi tidak pusing telepon sana sini. Coba kalau tidak, sudah kehilangan dompet, masih harus pusing juga memikirkan pulsa yang habis karena menelepon luar negri. Hahaha.

Sekitar 30-45 menit menunggu, akhirnya surat kehilangan saya selesai, kartu-kartu pun sudah di blokir. Kami melihat jam, sudah pukul 18.00. Satu hari di Barcelona hilang untuk mengurus dompet yang hilang.

Satu komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s